Address
304 North Cardinal
St. Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal
St. Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM

Pernahkah kita membayangkan sebuah kondisi di mana Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebuah organisasi memiliki daya ikat yang lebih kuat daripada Undang-Undang Dasar negara?
Buku ini lahir dari sebuah kegelisahan intelektual terhadap dinamika sosiopolitik dan hukum di Indonesia, di mana Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tidak lagi sekadar menjadi pilar masyarakat sipil, melainkan telah menjelma menjadi entitas dengan “konstitusi privat”. Penulis membedah fenomena provokatif yang disebut sebagai “Dualisme Loyalitas”, sebuah titik di mana seorang warga negara terhimpit di antara sumpah jabatan konstitusional dan kesetiaan mutlak terhadap organisasinya.
Melalui kacamata hukum Hans Nawiasky dan teori sosial Louis Althusser, buku ini menyoroti terjadinya “Inversi Norma”. Di sini, AD/ART ormas yang secara hukum seharusnya berada pada level bawah, justru diangkat menjadi Grundnorm (norma dasar) pribadi yang mengalahkan UUD 1945. Dengan berani, penulis menganalisis anatomi ormas besar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai Ideological State Apparatus (ISA), serta respons negara melalui Repressive State Apparatus (RSA) dalam pembubaran HTI dan FPI. Tidak ketinggalan, dialektika lokal antara NW dan NWDI turut dibedah untuk menunjukkan bagaimana kebijakan negara sering kali masuk ke jantung konflik identitas.
Di era digital yang penuh dengan echo chambers, buku ini memperingatkan bahwa batas antara hukum publik dan privat semakin kabur. Namun pemikiran ini tidak sekedar menawarkan pembubaran represif, penulis menawarkan jalan keluar yang elegan: “Rekonstruksi Konstitusi Organisasi yang Integratif” sebuah upaya tulus meratifikasi nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika ke dalam “sajadah” perjuangan organisasi.
Buku ini adalah panduan yang cukup penting bagi akademisi, praktisi hukum, dan siapa saja yang peduli pada masa depan kedaulatan hukum dan harmoni sosial di Indonesia.
Reviews
There are no reviews yet.